Rabu, 14 November 2012

BAB VII.Semua tahu tentang cintaku


      Sejak tenarnya percintaan maulana,maulana sangat senang sekali apalagi cintanyapun diterima olehnya,yah…maulana suka dan Lilipun suka.hanya saja mereka dibatasi waktu yang entah kapan bisa bersatu,percintaan maulana dan lili hanyalah sebuah CINTA MONYET yang malu-malu tapi mau.
Tak lama kemudian,kini maulana dan temen-temenya termasuk Lili beranjak kekelas 6,ujianpun akan dimulai.dimana sebuah ujian sekolah yang akan memisahkan antara mereka berdua.
Hanya saja,ada sebuah isu yang mengatakan bahwa Lili telah
memiliki orang lain yang diamana Lili mencintai orang lain.Caswira namanya.maulana sangat sedih apalagi sobirin temen akrabnya berkata
“sudahlah,mul…carilah wanita yang lebih baik darinya,jika dia tidak berjodoh denganmu,pasti ada orang lain yang lebih menyukaimu”
            Kini,suatu keaadan yang sangat genting bagi maulana,temen-temen Lili semuanya sedang membenci dia,dikarenakan mereka bilang Lili telah mengadakan praktek korupsi.bahkan temen Lili telah menghasut maulana agar maulana tidak menyukai Lili.tapi apalah dikata Cintalah yang menang.bahkan bukan itu saja temen-temen Lili berkata bahwa Lili telah berpacaran dengan caswira kalau setiap pulang mengaji,kini maulanapun terkena hasutan temen-temenya.bahkan maulana sangat membenci Lili.
            Maulana sangat terpukul,apalagi sobirin sbagai sahabatnya berkata “benar kata temen-teman bahwa dia tidak lagi menyukai kamu maul..”
            Tiap malam maulana selalu sedih atas kejadian yang menimpanya,ia hanya teringat sebuah cincin yang telah diberikan olehnya dengan tulisan “MAULI” sedangkan yang punya Lili adalah “LIMAU”
            Suatu ketika maulana pergi jalan-jalan pagi dihari minggu,maulana melihat Lili didepanya,maulana penasaran apakah benar Lili punya pacar baru yang namanya caswira..?kebetulan juga ia tidak tau caswira itu siapa.
            Ternyata benar dugaan maulana.ntah siapa lelaki asing yang didekat lili dengan berjalan berduaan.sungguh hati maulana sangat terpukul tentang itu,entah..apa yang akan dilakukan maulana selanjutnya yang jelas ia sangat sedih dan tiap hari selalu sedih hingga Ujian Sekolah berahir.