Rabu, 14 November 2012

BAB VI. Cinta Ada Dalam Hidupku

            Ternyata kisah cinta maulana berlanjut hingga dia naik kelas Lima.
            Pada waktu bulan suci Rhamadhan,maulana tidak tinggal di desa lemahtamba tapi dia tinggal disebuah desa yaitu ditegal gubuk,selama 1 bulan penuh berpuasa disana dia sangat merindukan dengan keaadaan yang ada didesanya,apalagi kebetulan,bulan rhamadahn waktu itu libur selama satu bulan.
            Setiap sore,kebetulan dia suka sekali kalau menonton “CILUKBA” yang pembawa acaranya adalah Meisy.kebetulan messy sangat mirip sekali dengan Lili sehingga membuat dia sangat rindu padanya.
            Dua hari lagi lebaranpun akan tiba,maulana dan keluarganya pulang kedesa lemahtamba,begitu sangat rindu dengan desanya
            Suatu malam dimana semua umat islam bergembira dengan malam lebaran,takbiranpun tersebar dimana-mana.Pada malam itu seorang temanya mengajak dia untuk bermalam dimusholah dan dalam Perbincanganya seorang temanya bertanya kepadanya.
            “menurut kamu cewek yang kamu suka kaya apa mul..?”Tanya temanya
            “kalau menurut aku,cewek yang aku suka itu,cerdas,tawakal dan suka masak,dan cantik pula…hehehe…”
            “emang kamu lagi suka sama siapa”tanya lagi temanya
            “dia….Lili…”jawab maulana dengan wajah memerah
            “ouwh…lili tha,wah dia kan anak orang yang pintar,ciileh…tenang aja,aku akan jomblangin kamu sama dia yah…hahaha”
            “jangan sih,Aku kan malu…apalagi kita masih anak SD masa masih kecil pacaran”katanya
            “ga apa-apa,kalau dia direbut orang bagaimana,apakah kamu akan sakit hati atau tidak ?”balas lagi dari temanya
            Sejak itulah Sobirin sebagai teman akrabnya menjomblangi maulana dengan lili.dengan rasa malu maulana sangat khawatir apabila temen,orang tua dan semuanya akan mengejeknya.apalagi dia tau,lili adalah anak yang paling pintar dikelasnya,bahkan ia selalu renking kelas sedangkan maulana tidak,bahkan ia pernah mendapatkan rengking ke 29 dari 49 murid.itupun waktu kelas 2 SD,saking malunya,maulanapun selalu menyindiri…

Tidak ada komentar:

Posting Komentar